Pentingnya Keyakinan yang kuat tak tergoyahkan
U.P. Vidyananda Sehi
Jum'at, 04 Juli 2025
MBI
Penulis pernah mendengar Ceramah Dharma dari seorang Rinpoche yang datang ke Medan berjudul "Jalan Menuju Nirwana". Disampaikan oleh Rinpoche bahwa ada minimal 3 syarat Jalan Menuju Nirwana.
Syarat pertama adalah Tisarana, menyatakan berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha, bukan hanya sekedar berlindung, tetapi mulai saat menyatakan berlindung, keyakinan kepada Triratna tak tergoyahkan, walau apapun alasannya. Syarat kedua adalah memiliki tekad yang kuat dan niat kuat untuk keluar dari kelahiran kembali yang berulang-ulang, walau itu kelahiran di alam yang bahagia. Dan syarat ketiga adalah mengikis keakuan dalam diri, ini milikku, ini tubuhku, ini punyaku.
Yaksa Alavaka bertanya pada Buddha, "Apakah harta terbesar, termulia yang bisa dimiliki manusia? Buddha menjawab "Saddha / keyakinan adalah harta terbesar, termulia yang bisa dimiliki oleh manusia. (S.N. 10.12)
Didalam batin manusia ada lima kekuatan batin yang dapat dilatih (Pancabala), yakni: Saddha Bala (Kekuatan Keyakinan), Viriya Bala (Kekuatan Semangat), Sati Bala (Kekuatan Perhatian), Samadhi Bala (Kekuatan konsentrasi) dan Panna Bala (Kekuatan Kebijaksanaan). Kekuatan batin yang pertama adalah Kekuatan Keyakinan. Semua manusia memilikinya, permasalahannya adalah apakah dilatih atau tidak dilatih, ditumbuh-kembangkan atau tidak.
Dari penjelasan diatas menunjukkan betapa pentingnya keyakinan terhadap Buddha, Dharma dan Sangha. Keyakinan yang lemah dan tradisional (pasada saddha) mudah goyah dan dihancurkan. Keyakinan ini hendaknya ditambahkan pemahaman dan kebijaksanaan sehingga menjadi keyakinan yang tercerahkan (okappana saddha), dan dapat dikembangkan ke tingkat "Keyakinan tak tergoyahkan (Adhigama Saddha)". Dengan menjalankan Dana, Sila, Samadhi hingga memasuki tingkat kesucian Sotapanna (Pemenang Arus).
Tips-tips meningkatkan keyakinan kepada Triratna
Paritta Buddhanussati diulang-ulang sesering mungkin disertai perenungan artinya, dengan konsentrasi pada satu titik misalnya batin atau nafas (meditasi), disertai penekanan “Semoga keyakinan saya, …(nama), kepada Buddha Dharma dan Sangha tak tergoyahkan sampai tercapainya Nirwana.” Ini diulang-ulang setiap pagi dan malam hari.
Paritta Buddhanussati ;
Iti pi so bhagavā arahaṃ sammāsaṃbuddho, vijjācaraṇasaṃpanno sugato lokavidū, Anuttarapurisadammasārathī, satthā devamanussānaṃ buddho bhagavā ti.
Artinya: Demikianlah Sang Bhagava, Beliau adalah yang Mahasuci, yang telah mencapai penerangan sempurna, Sempurna pengetahuan serta tindak tandukNya, Sempurna menempuh jalan ke Nirwana, Pengenal segenap alam, Pembimbing manusia yang tiada taranya, Guru para dewa dan manusia, Yang sadar, Yang patut dimuliakan.
Kemudian dilanjutkan dengan Meditasi pengulangan nama Buddha "Buddho, Buddho, Buddho" (Bud = nafas masuk, Dho = nafas keluar), Semoga keyakinan saya kepada Triratna tak tergoyahkan sampai tercapainya Nirwana.” Lakukan hal ini secara berkelanjutan, diulang-ulang. Dengan demikian kita sudah menanamkan bertrilyun kesadaran berakar keyakinan setiap hari kedalam batin.
Keyakinan dalam batin yang biasanya naik turun, dengan seringnya kita melakukan meditasi keyakinan ini, maka keyakinan kita akan semakin kuat. Dengan keyakinan yang kuat kepada Triratna maka dengan sendirinya keyakinan terhadap diri sendiripun akan semakin tinggi, karena kita di jalan yang benar, Jalan Dharma, melaksanakan Dana, Sila, Samadhi.
Mengulang-ulang melafalkan "Namo Tassa Bhagavatto Arahatto Sammasambuddhasa" (artinya: Terpujilah Bhagava yang Maha Suci yang telah mencapai Penerangan Sempurna), dimana saja saat teringat, jadikan sebagai mantra. Dengan sering melafal PUBBABHĀGANAMAKĀRA ini kita akan selalu di dalam lindungan Triratna dan jauh dari perbuatan jahat karena dengan sering melafal mantra ini, tentunya akan bertekad melaksanakan Sila/Moralitas dengan tulus ikhlas. Malu berbuat jahat dan takut akan akibat perbuatan jahat.
Semua perbuatan-perbuatan baik, selalu memiliki akar Keyakinan. Semakin kuat keyakinan maka akan semakin giat melatih diri melakukan Dana, Sila, Samadhi. Dengan seringnya melatih diri, keyakinan yang lemah dan tradisional menjadi keyakinan yang tercerahkan menuju keyakinan yang tak tergoyahkan milik para Makhluk Suci.
Lakukanlah hal-hal bajik ini dengan tulus ikhlas, fokus, penuh keyakinan, kontiniu, konsisten, dan berkesinambungan.
Semoga semua makhluk tercerahkan di dalam Dharma, berbahagia di dalam Dharma, terlindungi di dalam Dharma, sejahtera di dalam Dharma, mendapatkan kebahagiaan tertinggi Nirwana secepatnya di masa mendatang. Aku ingin terbebas dari alam samsara, semoga yang lain terbebaskan juga. Sadhu, sadhu, sadhu.
Komentar (0)