Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Artikel

Cari

Tampilkan Artikel

KERENDAHAN HATI

U.A.P. Sakya Kusala Citta Yeni Kurniawan

Jum'at, 18 Juli 2025

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel yang pernah penulis buat dengan judul: Bahaya Kesombongan. Kali ini penulis ingin lebih menekankan solusinya yakni kerendahan hati.


Kesombongan bagaikan beban yang menghalangi kemajuan kita, yang bila tidak dilepaskan, maka akan menjatuhkan kita. Oleh karena itu, kita harus melepaskan kesombongan agar tidak memberatkan perjalanan kita. Sebagai gantinya kita kembangkan sikap rendah hati agar menjadi sahabat yang menemani perjalanan kita dalam mewujudkan cita-cita.

Sikap rendah hati (Soracca) merupakan sikap atau perasaan yang menganggap bahwa setiap orang memiliki keunikan atau kelebihannya masing-masing. Tidak ada orang yang paling sempurna dan paling hebat dalam segala hal, karena semuanya bersifat sementara, akan berubah. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam perjalanan hidupnya untuk menyempurnakan jati dirinya.

Dalam Dhammapada 245 dikatakan: Hidup ini sukar bagi orang yang tahu malu, yang senantiasa mengejar kesucian, yang bebas dari kemelekatan,rendah hati, menjalankan hidup bersih dan penuh perhatian.

Hendaknya dalam kehidupan ini kita tidak perlu membangga-banggakan diri kita sendiri. Kita semestinya menempati ruang dengan rendah hati tanpa merasa lebih tinggi dari sekitar. Ajaran Dharma tentang kerendahan hati dan tidak membanggakan diri sendiri bertujuan untuk membantu diri kita mengembangkan kesadaran yang lebih dalam tentang sifat sejati diri dan realitas, serta mengurangi ego dan kesombongan serta menekankan pentingnya tidak memuji diri sendiri atau membanggakan reputasi diri sendiri.

Kerendahan hati jangan dikelirukan dengan rasa rendah diri. Rendah hati artinya menghargai dan menghormati setiap orang, sedang rendah diri artinya merasa tak yakin dengan kemampuan sendiri, merasa tidak memiliki kelebihan yang dapat dibanggakan. Rendah hati sifatnya membangun, rendah diri sifatnya merusak. Dengan memiliki kerendahan hati kita membuka kesempatan untuk menyadari kekurangan diri sendiri, dan bersemangat agar kita lebih terbuka untuk belajar dan bersedia untuk menerima masukan.

Sikap rendah hati memupuk keharmonisan dan hubungan yang konstruktif, hubungan yang membangun, dengan pihak lain. Sikap rendah hati yang kita miliki akan mempermudah kita dalam pergaulan, dapat membangun keharmonisan dan membina hubungan baik dengan orang lain dan masyarakat di sekitar kita. Orang yang rendah hati selain dapat membangun keharmonisan dan membina hubungan baik juga membuka kesempatan bagi dirinya untuk menambah pengetahuan, mengembangkan kreativitas dan mengasah keterampilannya, karena ia tidak akan enggan belajar dari siapa pun.

Manfaat mempraktikkan Kerendahan Hati :
1.    Meningkatkan rasa hormat orang lain: Orang yang rendah hati cenderung lebih dihormati dan disukai oleh orang lain.
2.    Membangun hubungan yang lebih baik: Sikap rendah hati membantu membangun hubungan yang lebih harmonis dengan orang lain.
3.    Mendapatkan kepercayaan: Orang yang rendah hati cenderung lebih dipercaya oleh orang lain.
4.    Membantu mencapai kebahagiaan: Sikap rendah hati dapat membantu seseorang merasa lebih bahagia dan damai.
Contoh sikap rendah hati yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari misalnya mengucapkan terima kasih atas bantuan orang lain, meminta maaf jika melakukan kesalahan, mendengarkan pendapat orang lain dengan seksama, tidak membanggakan diri sendiri atau pencapaiannya, dan membantu orang lain tanpa pamrih.

Untuk direnungi dan dipelajari seperti Air selalu berubah mengikuti wadahnya. Di manapun kita berada, hendaknya seperti itulah menempatkan diri kita. Air selalu mengalir dari tempat tinggi menuju ke tempat rendah, hendaklah seperti itu sifat manusia, selalu rendah hati. Air memberi kehidupan tanpa mengharapkan imbalan, mengajarkan manusia untuk berbuat baik tanpa mencari pujian atau keuntungan pribadi.  Air dapat menyesuaikan diri dengan wadah apapun, mengajarkan manusia untuk bersikap fleksibel dan mudah beradaptasi dengan berbagai situasi. Air yang tenang seringkali lebih dalam, mengajarkan bahwa kerendahan hati yang tulus biasanya dimiliki oleh orang yang bijaksana dan tidak suka pamer. Air membersihkan dan menyegarkan, mengajarkan manusia untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain dan membawa kesejukan dalam kehidupan.

Rendah hati membuat kita akan selalu menghargai semua mahkluk hidup dan alam sekitar. Buddha mengingatkan kita bahwa harga diri dan kesombongan adalah dua rintangan terbesar dalam kemajuan perkembangan batin. Oleh sebab itu, memiliki sikap rendah hati merupakan suatu berkah tertinggi. Melalui praktik kerendahan hati, kita akan selalu mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian. Penting bagi kita untuk menumbuhkan kerendahan hati dan membuang kesombongan dalam hidup ini, sehingga kita dapat mencapai apa yang dicita-citakan, kuat dalam menghadapi persoalan hidup serta berguna bagi sesama. Jadikan ajaran agama kita sebagai penerang hidup kita, agar kita semua dapat hidup tenteram dan berbahagia.

Naik kereta di atas gerbong, Hujan datang membasahi diri,

Janganlah jadi orang sombong, Praktikkan terus kerendahan hati.
 

Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS