Peresmian Candi Bhikkhu Jinadhammo Mahathera di Sumedha Meditasi Center
Peresmian Candi Bhikkhu Jinadhammo Mahathera di Sumedha Meditasi Center
Ketua Yayasan Sumedha, bpk. Jensen Ngo Kynus mengawali sambutan pada prosesi peresmian Candi Bhikhhu Jinadhammo Mahathera berlangsung dengan khidmat dan penuh makna spiritual berlokasi di Sumedha Meditasi Center, pagi hari tgl 23 Desember 2025 Kabupaten Kampar, Provinsi Riau , dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan dan peresmian candi dapat terlaksana dengan lancar. Beliau berharap, dengan diresmikannya Candi Bhikhhu Jinadhammo Mahathera, keberadaan candi ini dapat memberi manfaat bagi banyak generasi sebagai bagian dari upaya menapaki jalan kesempurnaan hidup dan pengembangan batin.
Selanjutnya pada kesempatan tersebut berkenan Ketua FKUB Provinsi Riau yang diwakili oleh Drs. H. Irhas, MH dan didampingi pengurus FKUB lainnya Romo Jono dan Saifunnajar, dalam sambutan beliau menegaskan bahwa peningkatan dan pembangunan sarana ibadah merupakan wadah penting dalam upaya meningkatkan kesucian diri umat beragama. Momentum peresmian Candi Bhikhhu Jinadhammo ini menjadi hari kebahagiaan bagi umat Buddha di bawah naungan Yayasan Sumedha. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah mengalami musibah bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sementara itu, Bhikkhu Thanavaro Mahathera dalam penjelasannya menyampaikan bahwa peresmian candi ini juga dirangkai dengan Pembukaan Retret atau Meditasi (pelatihan batin) yang akan berlangsung mulai tanggal 23 hingga 30 Desember 2025. Pusat pelatihan batin (meditasi) ini terdiri atas dua level pembinaan, yaitu level pertama untuk melatih ketenangan pikiran, dan level kedua untuk menumbuhkembangkan kebijaksanaan. Beliau menegaskan bahwa praktik meditasi tidak berhenti pada pelaksanaan retret atau ritual semata, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengembangan cinta kasih kepada sesama makhluk serta menjalin hubungan yang harmonis dengan alam. Sebagai penunjang kegiatan spiritual tersebut, di sekitar kawasan candi juga telah dilengkapi sebanyak 108 pondok yang diperuntukkan sebagai tempat meditasi dan latihan spiritual.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Wiryanto, S.Ag., M.Pd., MM, selaku Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kesan mendalam tentang sosok Bikhu Jinadhamo Mahathera yang sangat dikenalnya semasa hidup. Menurut beliau, Bikhu Jinadamo Mahathera adalah seorang guru yang memberikan keteladanan luhur, terutama dalam mengajarkan nilai kesederhanaan, disiplin waktu dan moral serta berpegang teguh pada aturan kebikhuan dalam setiap langkah kehidupan, yang hingga kini terus menjadi inspirasi bagi umat dan generasi penerus.
Bhikhhu Jinadhammo Mahathera atau yg sering di panggil Eyang oleh umat Buddha merupakan sosok bikhu panutan, guru spiritual yang tak kenal lelah membina umat sampai ke pelosok desa baik di indonesia maupun luar negri, beliau adalah guru yg sangat dihormati dan disegani oleh semua sekte didalam agama buddha. Sumedha Meditasi Center setiap tahun secara rutin menyelenggarakan latihan meditasi sejak berdirinya tahun 2009, dan Eyang selalu menjadi guru pembimbing semasa hidup beliau.