Pantai Takari, Sungailiat
Gerakan Penanaman 1000 Pohon Bakau dalam Rangka Peringatan 67 Tahun Pengabdian Sangha Agung Indonesia
SEKBER PMVBI (Pemuda Buddhayana), WBI, MBI, Sagin
Sungailiat, 28 Februari 2026 – Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui Gerakan Penanaman 1000 Pohon Bakau. Kegiatan yang dipusatkan di Kawasan Pantai Takari, Sungailiat, ini dilaksanakan sebagai bagian dari program nasional dalam rangka memperingati 67 tahun pengabdian Sangha Agung Indonesia (SAGIN) bagi nusa dan bangsa.
Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Wilayah Sangha Agung Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung, Y.M. Nyanaviriya, Thera. Turut hadir memberikan dukungan, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Sakiyo, S.Ag., M.M.Pd., serta perwakilan dari UPTD KPHP Sigambir Kotawaringin Kabupaten Bangka.
Kehadiran tokoh-tokoh kunci KBI Babel juga memperkuat sinergi kegiatan ini, di antaranya Ketua PD Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, U.P. Phala Dhammo Lius Kurniady, S.Kom., bersama jajaran pengurus PD WBI, Sekber PMVBI, PC MBI & WBI se-Bangka Belitung, serta segenap aktivis Yayasan, PUB, Vihara, Cetya, dan PMV/C di bawah naungan KBI. Unsur pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kadus Desa Rebo, Himpa Pucuk Idat, serta Pengelola Pantai Takari juga tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Dalam arahannya, Y.M. Nyanaviriya, Thera menekankan bahwa Sangha Agung Indonesia sangat mendukung pelestarian alam melalui gerakan nasional ini. Beliau menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan dan ekoteologi adalah bagian tak terpisahkan dari praktik Dharma. Menjaga bumi berarti menjaga keberlangsungan hidup semua makhluk, sejalan dengan semangat pengabdian Sangha selama 67 tahun terakhir.
Senada dengan hal tersebut, sambutan dari PD MBI Babel dan Pembimas Buddha Babel turut mengapresiasi langkah kolaboratif ini sebagai wujud nyata kepedulian umat Buddha terhadap ekosistem pesisir di Bangka Belitung. Setelah sesi seremonial dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan pemberkahan yang dipimpin oleh anggota Sangha guna memohon kelancaran serta keberkahan bagi alam semesta.
Puncak acara ditandai dengan aksi penanaman serentak pohon bakau dan pohon alpukat di area sekitar bibir Pantai Takari. Melalui gerakan ini, diharapkan pelestarian lingkungan di wilayah pesisir tetap terjaga, mencegah abrasi, serta menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang. Komitmen KBI Bangka Belitung dalam menjaga keseimbangan ekologi diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk bakti kepada tanah air.