Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Berita
  • Home
  • /
  • Berita
  • /
  • Pengelola Taman Wisata Borobudur Audiensi dengan MBI dan Permabudhi di Prasadha Jinarakkhita, Jakarta

Cari

Tampilkan Berita

Prasadha Jinarakkhita, Jakarta.

Pengelola Taman Wisata Borobudur Audiensi dengan MBI dan Permabudhi di Prasadha Jinarakkhita, Jakarta

MBI

Selasa, 19 Mei 2026

MBI

Jakarta, 17 Mei 2026 — Pengelola Taman Wisata Borobudur menggelar audiensi bersama Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) dan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Prasadha Jinarakkhita, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembahasan mengenai penguatan kerja sama dalam mendukung pengembangan wisata spiritual dan budaya di kawasan Borobudur.


Audiensi dihadiri oleh Direktur Operasi (Dirops) Bapak Supriyadi, Komisaris Bapak Fadlun Ramadhany, Ketua Dayanusa Ari Cucu beserta jajarannya, Ketua Permabudhi Bapak Philips beserta jajaran, serta Wakil Ketua Umum II MBI Bapak Budiman bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, para peserta membahas berbagai hal strategis terkait pengelolaan kawasan Borobudur sebagai destinasi wisata budaya sekaligus pusat kegiatan spiritual umat Buddha. Penguatan koordinasi antara pengelola kawasan dengan organisasi keagamaan menjadi salah satu fokus utama pembahasan.
Dirops Taman Wisata Borobudur, Bapak Supriyadi, menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi keagamaan Buddha, guna menciptakan ekosistem wisata yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi yang baik akan memberikan dampak positif bagi pengembangan Borobudur sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Sementara itu, Ketua Permabudhi Bapak Philip mengapresiasi langkah audiensi tersebut sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan budaya Borobudur. Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Umum II MBI Budiman yang berharap kolaborasi antara pengelola dan organisasi keagamaan dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung kegiatan keagamaan umat Buddha di kawasan Borobudur.
Pertemuan juga membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan budaya, edukasi sejarah, serta peningkatan pelayanan bagi wisatawan dan umat yang datang berkunjung maupun beribadah. Seluruh pihak sepakat bahwa Borobudur tidak hanya memiliki nilai pariwisata, tetapi juga menjadi simbol harmoni budaya dan spiritual Indonesia.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang konstruktif demi mendukung kemajuan kawasan Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang membanggakan Indonesia.

noname

noname

noname

noname

Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS