Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Berita
  • Home
  • /
  • Berita
  • /
  • Perayaan Hari Lahir ke-16 dan Peringatan Hari Kartini WBI Gunungkidul

Cari

Tampilkan Berita

Gunungkidul, DI Yogyakarta

Perayaan Hari Lahir ke-16 dan Peringatan Hari Kartini WBI Gunungkidul

WBI

Selasa, 02 Mei 2023

WBI

Minggu 30 April 2023 menjadi hari istimewa, ada syukuran 16 tahun berkarya WBI Kab. Gunungkidul. Rangkaian acaranya pun spesial, bareng dengan peringatan Hari Kartini yang ke-144. Kenapa? Terinspirasi perjuangan Kartini? Bisa jadi begitu, sebab WBI GK ini lahir pada tanggal 21 April 2007 di Sanggar Mustika Budaya -tempat berlatih seni budaya. Y.M. Bhikkhu Sasana Bodhi Mahatera, beliau yang memelopori & mendorong para ibu Gunungkidul untuk bangkit berkarya.



Dalam agenda tersebut WBI GK berkolaborasi dengan tim Kusalamitra sebagai pelaksana acara. Hadir Ibu Ketua TP para pandita MBI DIY, GMCBP dan umat Buddha Kota Yogyakarta datang & mensyukuri pencapaian WBI GK. PKK Gunungkidul, Ibu Bupati bersama timnya. Undangan lain yang hadir: WBI Kota Yogyakarta.



Bertempat  di Vihara Girisurya Panggang Gunungkidul digelar stand-stand pamer karya dari pelatihan UMKM dan ekonomi kreatif.  Yang lebih seru lagi para tamu disuguhi unjuk kebolehan seni tradisional Thoklik dari Vihara Giri Ratana.Gejog Lesung WBI Vihara Giri Ratana, WBI Vihara Dharma Ratna, WBI Vihara Giri Surya, dan WBI VIhara Bhakti Vira Dharma. Usia bukan halangan untuk berkesenian, yang sudah sepuh tetap bergejok dengan semangat. Ikut menyambut Y.M. Bhikkhu Badrapalo dan Ibu Sutarni ketua WBI Kab. Gunung Kidul.



Organisasi WBI GK ini tumbuh dan berkembang dengan 4 program andalan yang menyatukan jiwa raga mereka. Adalah bidang keagamaan, sosial kemanusiaan,  ekonomi kreatif, serta kegiatan seni budaya. Program keagamaan: dilaksanakan rutin setiap Rabu Legi dengan agenda Puja Bhakti dan berbagi pengalaman menjalankan Buddhadharma, sehingga menerbitkan Sraddha. Serta berlatih menjalani Atthasila dalam Bina Widya.

Program sosial kemanusiaan yang sudah terlaksana, bertepatan dengan Hari Ibu waktu itu, yaitu kunjungan kepada anggota para lansia & yang perlu disupport, membagikan semangat, membaca Paritta dan oleh-oleh sembako plus uang tunai.


Program ekonomi kreatif dan UMKM sukses menggelar beragam pelatihan pembuatan produk hasil budidaya desa. Antara lain: rempeyek kacang, ampyang, tempe koro, tempe kedelai, tempe benguk, kue cucur, crimping singkong, crimping kimpul. Aneka bolu: bolu casava, bolu jagung, dan bolu tiwul, puding labu. Ada Riyani Handmade & Modiste: mengembangkan keterampilan merangkai mahar, dan terus berkelanjutan hingga sekarang.

Agenda kebudayaan dikembangkan untuk melestarikan tradisi budaya khas Gunungkidul: seperti Gejog Lesung, Thoklik, dan Karawitan. Semangat para ibu berkesenian dilakoni seminggu 2 kali latihan. Konon kesenian tidak semata kegembiraan, namun juga memupuk usia. Maka, selamat & sukses terus maju untuk WBI Gunungkidul.

Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS