Pelatihan Lanjutan Pengembangan Kompetensi Dharmaduta Batch 1 Tingkatkan Kemampuan Khotbah Dharma yang Terstruktur dan Kontekstual
Lembaga Pendidikan dan PSDM Pusat bersama Sikkhapana Buddhayana dan PD MBI Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Lanjutan Pengembangan Kompetensi Dharmaduta Batch 1 secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 3 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari UAP dan UP Jawa Barat dan DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyampaian Dharma di tengah masyarakat.
Pada pelatihan tersebut, Hendra Lim hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi mengenai teknik dan pengembangan kemampuan khotbah Dharma yang efektif. Dalam penjelasannya, Hendra Lim menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk menghimpun para UAP dan UP Jawa Barat dan DKI Jakarta serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menyampaikan khotbah Dharma secara terstruktur, kontekstual, dan menyenangkan.
Ia juga menekankan pentingnya penyampaian Dharma yang memiliki dasar referensi yang kuat, dengan menyertakan sumber dari Tipitaka maupun referensi relevan lainnya sehingga materi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dan mudah dipahami oleh umat.
Dalam sesi materi, Hendra Lim membahas tiga elemen penting dalam retorika, yaitu ethos, pathos, dan logos. Ethos berkaitan dengan kredibilitas dan karakter pembicara dalam membangun kepercayaan audiens. Pathos menitikberatkan pada kemampuan membangun kedekatan emosional dengan pendengar sehingga pesan Dharma dapat menyentuh hati umat. Sementara logos menekankan pada penyampaian materi yang logis, runtut, dan didukung oleh dasar ajaran maupun argumentasi yang jelas.
Melalui pemahaman tiga elemen retorika tersebut, peserta diharapkan mampu menyampaikan khotbah Dharma dengan lebih menarik, komunikatif, dan inspiratif tanpa meninggalkan esensi ajaran Buddha. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antar peserta mengenai tantangan dalam membawakan Dharma di berbagai situasi dan kalangan umat.
Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi para Dharmaduta Buddhayana agar semakin siap menjadi pelayan dan pembina umat yang adaptif, bijaksana, dan relevan dengan perkembangan zaman.
