Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Berita
  • Home
  • /
  • Berita
  • /
  • Sannipata Waisak Nasional 2026 Satukan 1.300 Pemuda Buddhayana dari 15 Provinsi di Bandar Lampung

Cari

Tampilkan Berita

Hakka Metta Sarana, Bandar Lampung

Sannipata Waisak Nasional 2026 Satukan 1.300 Pemuda Buddhayana dari 15 Provinsi di Bandar Lampung

SEKBER PMVBI (PEMUDA BUDDHAYANA)

Senin, 13 Juli 2026

SEKBER PMVBI (Pemuda Buddhayana)

Bandar Lampung – Sebanyak 1.300 pemuda Buddhayana dari 16 provinsi di Indonesia berkumpul dalam Sannipata Waisak Nasional 2570 BE/2026 yang berlangsung di Hakka Metta Sarana, Bandar Lampung, Minggu (5/7/2026). Mengusung tema "Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia", kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat peran generasi muda Buddhayana dalam menebarkan nilai-nilai cinta kasih dan perdamaian.


Peserta yang hadir berasal dari berbagai provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan,Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Mereka datang dengan semangat yang sama, yakni memperkuat persaudaraan dan membangun jejaring antarpemuda Buddhayana dari berbagai daerah.

Sejak pagi, suasana di lokasi acara dipenuhi antusiasme peserta. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pra-acara, kemudian dilanjutkan parade bendera yang menjadi simbol persatuan seluruh kontingen. Para peserta juga disambut dengan Tari Sigeh Penguten, tarian khas Lampung, serta penampilan lagu Sang Bumi Ruwa Jurai yang memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para tamu dari berbagai provinsi.

Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Pelaksana, Sekretaris Jenderal, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Pembimbing Masyarakat Buddha, serta Y.M. Suhu Nyanamaitri Mahasthavira. Dalam pesan Dhammanya, beliau mengajak generasi muda untuk terus merawat persaudaraan, mengembangkan cinta kasih, dan menjadi pribadi yang mampu membawa kedamaian di tengah masyarakat.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah motivasi bersama Andrie Wongso. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para pemuda Buddhayana untuk menjadi generasi yang optimistis, berkarakter, dan memiliki semangat melayani. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan positif apabila dibekali nilai-nilai moral dan kepemimpinan yang baik.

Kemeriahan acara berlanjut melalui berbagai penampilan seni Buddhis, mulai dari persembahan lagu oleh Lawrence Anzela, tari kreasi, pertunjukan musik, hingga kolaborasi bertajuk "Be the Light of Vesakh For All (Jadilah Cahaya Waisak untuk Kebahagiaan Semua Makhluk)". Penampilan tersebut menjadi penutup yang menggambarkan semangat Waisak sebagai ajakan untuk membawa terang dan kedamaian bagi semua makhluk.

Ketua panitia Tomy Haryanto berharap semangat yang terbangun selama Sannipata Waisak Nasional tidak berhenti pada pertemuan ini saja, tetapi terus berlanjut melalui berbagai program kepemudaan di daerah masing-masing. Dengan semangat persaudaraan, cinta kasih, dan pelayanan, para pemuda Buddhayana diharapkan mampu menjadi penggerak kegiatan positif yang bermanfaat bagi organisasi, umat, masyarakat, dan bangsa.

Sannipata Waisak Nasional 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya ribuan pemuda Buddhayana dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dalam keberagaman. Dari Bandar Lampung, semangat cinta kasih dan perdamaian kembali diteguhkan untuk dibawa pulang dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

noname
noname
noname
noname
noname
noname
noname
noname

noname

noname

noname

noname

noname

noname

noname

noname
noname
noname
noname

Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS